Hari ini adalah hari
dimana saya ingin sekali menjadi diktator layaknya Hitler, setangan besinya
Paman Mao, hingga selicinnya pemimpin Orba. Tapi tentunya saya akan menjadi
diktator hijau, diktator yang membawa hutan ke puncak klimaksnya dari suksesi
yang terjadi. Dengan tangan besi saya, saya akan membuat bumi ini hijau kembali
tak peduli konsekuensinya.
Ya hari ini, membuat
saya muak ditengah kelakuan manusia yang entah buta atau tak peduli atau
apalah, merusak lingkungan ditengah percepatan kiamat ini. Mendengar obrolan
kelompok pemburu, melihat sungai yang dicemari oleh plastik tanpa rasa bersalah,
menganggu satwa yang langka untuk bertelur,,, wow buta dan atau tuli kah
mereka? Dan saya bisu? Teguran saya yang dianggap lelucon membuat saya menjadi
muak dan geram, bahkan sempat terbersit saya ingin membunuh mereka.
Mungkin inilah yang
dirasakan mereka para diktator, dibesarkan oleh rasa geram, disuapi oleh rasa
muak, dan juga terilhami oleh perubahan. Membunuh untuk kejayaan, atau dibunuh
lalu mati dalam kehampaan.
Saya terlalu kejam?
Liat kedalam pikiran dan tindakan kalian adakah terbersit untuk kalian
melindungi bukan merusak apalagi memburu atau tak sikap sikap tak patas untuk
alam ini.Tak mau tahu kah kalian bahwa bumi ini sekarat atau kalian memang pantas
disebut sebagai jahanamnya alam?
Dibalik itu saya
mempunyai mimpi, membangun dunia yang hijau dimulai dari sebuah negara baru.
Membuang semua industri perusak hutan meninggalkan semua energi kotor,
mengganti dengan yang toleran terhadap alam, semua hal dari yang terkecil.
Tentu dibalut dengan kesatuan sosial tanpa adanya rasa perut lapar. Tapi tetap
saya dengan tangan besi saya. Tak peduli dunia luar.
Oh iya saya lupa itu
kata-kata siapa? Atau itu teori siapa? Yg jelas isinya seperti ini, saya
bahasakan dengan bahasa saya, contoh -jika Hitler mati waktu kecil dunia akan
melahirkan orang baru dengan ciri-ciri seperti Hitler, karena keadaanlah yang
menentukan watak seseorang-. Saya
percaya itu, nantinya jika bukan saya yang menjadi diktator hijau maka ada
orang lain karena keadaan membuat saya mulai berpikiran seperti itu.
Sadarlah belum ada
planet lain selain bumi yang bisa dihuni, dan bumi kita tidak baik-baik saja.