Selasa, 02 Februari 2016

Diktator Hijau

Hari ini adalah hari dimana saya ingin sekali menjadi diktator layaknya Hitler, setangan besinya Paman Mao, hingga selicinnya pemimpin Orba. Tapi tentunya saya akan menjadi diktator hijau, diktator yang membawa hutan ke puncak klimaksnya dari suksesi yang terjadi. Dengan tangan besi saya, saya akan membuat bumi ini hijau kembali tak peduli konsekuensinya.
Ya hari ini, membuat saya muak ditengah kelakuan manusia yang entah buta atau tak peduli atau apalah, merusak lingkungan ditengah percepatan kiamat ini. Mendengar obrolan kelompok pemburu, melihat sungai yang dicemari oleh plastik tanpa rasa bersalah, menganggu satwa yang langka untuk bertelur,,, wow buta dan atau tuli kah mereka? Dan saya bisu? Teguran saya yang dianggap lelucon membuat saya menjadi muak dan geram, bahkan sempat terbersit saya ingin membunuh mereka.
Mungkin inilah yang dirasakan mereka para diktator, dibesarkan oleh rasa geram, disuapi oleh rasa muak, dan juga terilhami oleh perubahan. Membunuh untuk kejayaan, atau dibunuh lalu mati dalam kehampaan.
Saya terlalu kejam? Liat kedalam pikiran dan tindakan kalian adakah terbersit untuk kalian melindungi bukan merusak apalagi memburu atau tak sikap sikap tak patas untuk alam ini.Tak mau tahu kah kalian bahwa bumi ini sekarat atau kalian memang pantas disebut sebagai jahanamnya alam?
Dibalik itu saya mempunyai mimpi, membangun dunia yang hijau dimulai dari sebuah negara baru. Membuang semua industri perusak hutan meninggalkan semua energi kotor, mengganti dengan yang toleran terhadap alam, semua hal dari yang terkecil. Tentu dibalut dengan kesatuan sosial tanpa adanya rasa perut lapar. Tapi tetap saya dengan tangan besi saya. Tak peduli dunia luar.
Oh iya saya lupa itu kata-kata siapa? Atau itu teori siapa? Yg jelas isinya seperti ini, saya bahasakan dengan bahasa saya, contoh -jika Hitler mati waktu kecil dunia akan melahirkan orang baru dengan ciri-ciri seperti Hitler, karena keadaanlah yang menentukan watak seseorang-.  Saya percaya itu, nantinya jika bukan saya yang menjadi diktator hijau maka ada orang lain karena keadaan membuat saya mulai berpikiran seperti itu.

Sadarlah belum ada planet lain selain bumi yang bisa dihuni, dan bumi kita tidak baik-baik saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar